Wisata Kuliner di Bali Bareng Pak De Manbull

Info Wisata Kuliner, Tempat Belanja, Tips-Tips Menarik di Pulau Dewata Bali, rekomendasi bagi wisatawan domestik.

Maaak Nyeeessss

Info Wisata Kuliner, Tempat Belanja, Tips-Tips Menarik di Pulau Dewata Bali, rekomendasi bagi wisatawan domestik.

Jelajahi Masakan Bali Tempo Dulu...

Jelajahi aneka masakan tradisonal tempo dulu, yang kini sudah mulai jarang dijual di warung makan di Bali.

Liburan di Bali sambil berwisata kuliner

Menikmati alam dan budaya Bali sambil menikmati wisata kuliner

Dapatkan Tips menarik disini...

Tips dan artikel menarik yang selalu update...

Sabtu, 29 Desember 2007

Heritage Food Festival

Acara Heritage Food Festival sekaligus peluncuran Sightseeing Denpasar 2008 di Inna Bali Hotel, Jalan Veteran Denpasar berlangsung meriah setelah dibuka secara resmi Walikota Anak Agung Puspayoga, Sabtu (29/12).

Aneka makanan tradisional khas Bali diserbu pengunjung baik kalangan pegawai, pengunjung lokal maupun wisatawan mancanegara. Dari sekian banyak jenis sajian makanan, stan yang menyajikan aneka makanan berbahan Kakul termasuk menjadi salah satu favorit.
Sumber: www.beritabali.com

Jumat, 28 Desember 2007

Pasar Senggol Gianyar

Jika anda berkunjung ke Kota Gianyar, anda akan melewati Pasar Senggol Gianyar dimana kalo di Pagi hari merupakan Pasar Umum Gianyar. Pasar ini terletak di depan pertokoan yang hampir mirip seperti jalan Gajah Mada Denpasar.

Di Pasar ini banyak sekali anda akan menjumpai menu makanan, mulai dari babi guling, ayam panggang, ayam betutu, jajanan pasar tradisional seperti Laklak, Klepon, Jaje Abug dan masih banyak lagi menu jajanan lainnya.

Ada juga srombotan, semacam urap sayur dengan bumbu parutan kelapa dan saus kacang, ada juga makanan pesan atau pepes, seperti pesan klengis (endapan minyak kelapa), pesan lindung atau belut, pesan lele, dan pesan pindang.

Senin, 26 November 2007

Gemah Ripah yang Bersih, Enak dan Murah

Masakan Bali yang terkenal adalah Babi Guling atau Babi Panggang. Babi Guling merupakan salah satu masakan khas tradisional Bali yang sangat terkenal. Masakan ini selalu tersaji di setiap acara perayaan-perayaan tradisional Bali seperti Galungan & Kuningan, Perkawinan dan Tiga Bulanan Bayi.
Adalah Babi Guling Gemah Ripah yang berlokasi Pertokoan Udayana, Jl. Letda Made Putra dan di Jl. WR. Supratman Denpasar. Menu yang disajikan beragam, mulai dari Sayur Urab, Sup, Samsang Tepung, Rambak, Kulit Babi, Sosis, Pepes, Sate Tusuk, Sate Lilit, Usus Goreng, Hati Goreng dan ada juga Ayam dan Bebek Betutu.
Selain menikmati sajian Babi Guling, ga ada salahnya anda mencoba minuman spesial dari Warung Khas Bali Gemah Ripah. Selamat Mencoba!

Alamatnya
Pertokoan Udayana No.9
Jl. Letda Made Putra.
Telp. +62 (0)361 254327/254328
Denpasar, Bali Indonesia

Jl. WR. Supratman No.83C.
Telp. +62 (0)361 263728 - 242454
Denpasar, Bali Indonesia

Rabu, 21 November 2007

Rujak Kuah Pindang Khas Singaraja

Bagi anda yang suka rujak, jangan lewatkan rujak khas Bali! namanya Rujak Kuah Pindang. Bumbunya seperti rujak biasa, hanya saja ditambahan kuah ikan pindang atau kaldu ikan. ini yg bikin rasanya mak nyuss.
Oh iya ada juga yang namanya bulung... sejenis rumput laut (bagus loh untuk kulit, karena rumput laut mengandung kolagen yang tinggi,,hmmm,,kemaren liat di tv), nah rumput laut ini dicampur sama parutan kelapa yang sudah dibakar trus disiram sama kuah pindang yang udah dibumbuin,, kayak rujak tadi… rasanya.. hhmm.. jangan ditanya deh!! So pasti ueeennnaaakk tiiii!!!!

Ada juga menu yang lain seperti Rujak Gula Singaraja, Tipak Cantok, Plecing Kables, Es Gula, dan satu lagi॥ Ibu sipenjual rujak ini punya anak cantik sekali, biasanya nongkrongnya cuma di kasir। jadi kalo anda melintasi Jalan Pertokoan Udayana mau kearah Tiara, jangan lupa untuk mampir kesini. tempatnya persis di sebelah Siobak depannya Foto Anugerah.

Rumah Makan Jerman

Namanya Rumah Makan Jeruk Manis. Bagi orang Bali, rumah makan ini lebih dikenal dengan sebutan Warung Jerman. Lho, kok Jerman? Ternyata itu singkatan dari Jeruk Manis. Rumah Makan Jeruk Manis sudah lama terkenal.

Tempatnya di Lukluk, Sempidi, arah ke Tabanan. Hidangan populer di Jerman adalah ayam plecing bakar. Wajib juga dicoba tum siap, ayam cacah dikukus, sate lilit, Es Daluman di Warung Jerman ini.

Alamat Warung Nasi Jeruk Manis
Perbatasan Jalan Raya Kapal-Lukluk
Telp. 0361 - 422451

Selasa, 20 November 2007

Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku

Ubud memang berbeda dibandingkan dengan daerah wisata Bali lainnya. Bukan hanya udaranya yang sejuk, tetapi juga suasana di sana lebih tenang dengan banyak galeri seni, tak sehiruk-pikuk Kuta dan Seminyak.

Adalah Nasi Ayam Kedewatan khas Bali. Terletak di Desa Kedewatan disebelah barat kota Ubud. Restoran ini terletak dijalur jalan menuju ke Sayan dan Kintamani, tepatnya diseberang Pura Kedewatan….pasti ketemu, karena disekitar itu pasti ada kendaraan2 yang pada parkir karena pengendaranya sedang makan. Restoran khas Bali ini juga menawarkan set menu yang terdiri dari Nasi Putih dgn ayam yang dimasak bermacam2 cara: digoreng, dibetutu dll.. Nasi ayam ini juga dihidangkan dengan sayur khas Bali (bumbunya) dan sambel Bali yang mak nyooss juga. Ada kacang panjang, kacang tanah goreng dll. Juga dijual beberapa snack makanan kering seperti kerupuk udang, krupuk belut, kue.



Masakan di rumah makan Bu Mangku merupakan hasil sedikit modifikasi dari masakan Bali asli, disesuaikan dengan selera pelanggan, mulai dari orang setempat, turis dari Jakarta dan kota-kota lain maupun dari luar Indonesia, dan karyawan.
Yang menarik, makanan di tempat ini harganya sangat terjangkau. Satu piring nasi ayam lengkap standar di Ubud harganya Rp 7.500, sementara di Renon dan Seminyak Rp 8.000. "Menyesuaikan dengan harga di kampung," kata Ibu Mangku.

Sambal Bebek Goreng Cak Mar Bikin Kita Kesetanan

Bicara soal makanan memang mengasyikan, asal tahu aja, bisnis di dunia Cewe mungkin hanya trend sesaat. Tapi bisnis di dunia makanan mungkin baru akan padam saat dunia ini mencapai hari akhirnya atau pendek katanya, kiamat.

Melintasi Kawasan Jalan Sudirman, kalo kita berhenti di traffic light pertama, kita akan menjumpai sebuah restoran yang menjual menu andalan Bebek Goreng Sambel Setan, dari daging bebeknya yang gurih sampai sambelnya yang bikin kita kesetanan. Nah karena koki nya sering datang ke tiap meja, jadinya cepet akrab deh bareng Cak Mar (panggillan akrabnya). Oh iya selain menu goreng2an, juga ada Serabi Bandung.. cobain deh ^_^

kalo mau liat video kita, klik disini

Menu Andalan:
Bebek Goreng
Lokasi: Perempatan Sudirman Jl. Slamet Riyadi, Denpasar
Jam buka: Bukanya dari jam 10 sampe Malam (bukan di Tenda)
Halal?: Ya
Deskripsi: Empuk dan bumbu setannya nyerep banget

Senin, 19 November 2007

Nikmatnya Sambal Bejek Pan Wiwin

Mengwi, Sambal selama ini dikenal sebagai salah satu pelengkap makanan yang tak dapat dipisahkan dari menu sehari-hari masyarakat Indonesia. Nah, di daerah Mengwi-Bali, terdapat sebuah warung yang menyediakan menu khas sambal. Namanya Sambal Bejek. Yakni sambal yang pedas dan gurih, yang dipadukan dengan suwiran daging ayam kampung yang nikmat.

Warung Sambal Bejek ini terletak di Jln. Gusti Jelantik, Mengwi, Kabupaten Badung. Warung yang terkesan sangat sederhana ini, setiap harinya tak pernah sepi pengunjung dari berbagai kalangan.
Di warung makan ini, para pengunjung bisa menikmati menu andalan Sambel Bejek, yang merupakan sambal khas dari Bali. Untuk menikmati seporsi Sambel Bejek, plus nasi putih dan minumannya, Anda cukup menyiapkan uang Anda 9 ribu rupiah saja.

“Dulu Sambel Bejek ini berawal dari usaha coba-coba saya di rumah. Tapi, begitu ditawarkan ternyata kesannya cukup bagus. Warung makan Sambal Bejek ini sudah berdiri sekitar 20 tahun yang lalu, dan usaha ini menjadi usaha keluarga turun temurun,” jelas Pan (pak) Wiwin, pengelola Warung Sambal Bejek.

Setelah puluhan tahun melayani penikmat setia masakannya, Pak Wiwin mengaku bisa menjual 120 porsi Sambel Bejek per harinya, dengan penghasilan mencapai sekitar 900 ribu rupiah lebih.

Rela Antri demi Sup Ikan Mak Beng

Kalo anda pergi ke Sanur tidak ada salahnya untuk mampir ke Warung Ikan Mak Beng. Empat kipas angin di langit-langit menjadi ciri warung kecil itu . Demikian pula angin pantai yang berhembus di Sanur, pagi itu. Hari masih pagi, sekitar pukul 09.30 Wita. Namun puluhan orang sudah memenuhi Warung Mak Beng di Jl Hang Tuah Sanur. Sekitar 40 pengunjung itulah yang membuat Warung Mak Beng jadi gerah. Sebab ukuran warung ini memang kecil.

Meski kecil, dan tidak terlalu kelihatan, namun Warung Mak Beng sangat terkenal. Tidak hanya karena makanannya yang enak tapi juga karena Mak Beng memang pelopor makanan ikan laut di Sanur, atau malah Bali. Pagi itu, beberapa orang malah harus berdiri antri karena semua kursi sudah terisi.


Keistimewaan dari menu warung yang didirikan pada tahun 1941 adalah Sup kepala ikan yang sangat khas. Racikan bumbunya yang sangat kaya rempah, dan tentunya sambal terasinya yang begitu mantap dan maknyusss!

Warung ini hanya menjual 1 menu saja yaitu serta Nasi hangat yang harganya Rp 16,000,- per porsinya . sedang untuk minuman ringan ada banyak pilihannya.

Warung Mak Beng
Jl Hang Tuah No 45 Sanur
Telp 0361 – 282633
Denpasar Bali

Menikmati Sate Ikan Hiu Pak Item

Warung Sate Ikan Hiu Pak item ini mungkin satu-satunya di Bali, atau malah di Indonesia. Warung ini terletak di Jl Kampus Bukit Unud Jimbaran Bali. Menu yang disajikan seperti steak hiu, sup hiu, hiu bakar, hiu goreng, dan sate hiu.

Bambang Susilo, 41 tahun, pemilik warung hiu bakar ini, memulai usahanya sejak November tahun lalu. Alumni Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua, sebelumnya bernama Balai Pendidikan dan Latihan Pariwisata (BPLP) 1988, ini pernah bekerja di bagian food and beverage (F & B) beberapa hotel termasuk Mercure Sanur, Jimbaran Hill, dan Kamandalu Ubud. Bosan bekerja dengan orang lain, dia memulai usaha sendiri dengan membuka restoran.

Harga menu ikan hiu di Warung Pak Item relatif murah. Satu porsi ikan hiu bakar yang paling banyak dicari itu harganya Rp 13.999. Ini harga paling mahal. Sedangkan harga paling murah adalah nasi goreng hiu Rp 6.999. Semua menu di Warung Pak Item memang dihargai dengan tiga angka 9 di belakangnya, bukan angka bulat. Ini menambah kenyentrikan warung Pak Item.

Kamis, 08 November 2007

Sate Buaya Berkhasiat Obati Penyakit Kulit

Buaya selama ini dikenal sebagai reptil dengan gigitan yang mematikan. Reptil ini mempunyai reputasi sebagi binatang pembunuh dengan gigitan memutarnya yang mematikan. Namun di sebuah restoran di jalan By Pass Ngurah Rai Kuta, daging buaya yang ganas ini diolah menjadi hidangan sate dan sup buaya yang lezat. Hhmm, seperti apa ya rasanya?

Restoran dengan menu daging buaya ini terletak di kawasan Simpang Dewa Ruci Kuta. Setiap harinya rumah makan dengan menu alternatif ini selalu dikunjungi wisatawan asing seperti Rusia,Perancis, Taiwan, dan wisatawan dari negara asing lainnya.

Di tempat ini para wisatawan asing mencoba menu dari daging buaya seperti sate buaya dan sup buaya.Jika senang dengan makanan yang digoreng, di tempat ini juga tersedia menu daging buaya goreng yang gurih.

Proses pembuatan sup buaya dimulai dengan merebus air kaldu. Kaldu yang digunakan untuk memasak sup buaya ini bukan kaldu sembarangan, namun menggunakan air kaldu daging Ular Kobra.

Setelah air kaldu mendidih, daging buaya yang sudah dipotong-potong kemudian dituangkan ke dalam panci. Ke dalam panci berisi kaldu dan daging buaya ini selanjutnya dituangkan pula potongan jamur serta beberapa bumbu seperti bawang putih, garam, merica, dan beberapa bumbu lainnya. Setelah matang, sup buaya pun siap disajikan.

Proses pembuatan sate buaya juga tergolong sederhana dan tidak berbeda dengan pembuatan sate pada umumnya. Daging buaya yang telah ditusuk kemudian dilumuri dengan kecap manis dan selanjutnya dibakar hingga matang.

Selain dapat dibuat sate dan sup, daging buaya juga dapat digoreng menjadi hidangan buaya goreng yang lezat dan gurih.

Menu dari daging buaya ini, bagi penikmatnya mempunyai citarasa yang berbeda dibanding makanan berbahan daging lainnya.

“Rasanya mirip daging ayam, tapi lebih empuk. Enak sekali, eksotik” kata Aliena, turis Rusia saat mencoba hidangan sate buaya.

Sate, sup, serta buaya goreng di kalangan penggemarnya dipercaya mempunyai khasiat yang berhubungan dengan kesehatan dan kecantikan kulit.

“Daging buaya bisa menghilangkan berbagai jenis penyakit kulit seperti eksim, gatal-gatal dan berbagai gangguan penyakit kulit lainnya. Selain itu juga bisa mempercantik kulit,” kata Kaka, pengelola rumah makan daging buaya.

Menu daging buaya mulai dihidangkan di rumah makan ini sejak setahun lalu, dengan harga antara 25 dollar hingga 30 dollar Amerika per porsinya. Meski tergolong mahal, setiap harinya menu dari daging buaya ini laku antara 8 hingga 10 porsi.

Jadi, jika anda bosan dengan makanan dari daging sapi atau ayam, tak ada salahnya mencoba sensasi daging buaya dengan citarasa yang tentu saja berbeda.

Mencicipi Kopi Viagra di Sanur

Denpasar, Di tangan seorang pengusaha restoran sekaligus pecinta kopi, kopi bubuk asli Bali diolah menjadi berbagai jenis minuman segar bercita rasa khas mulai kopi cuka, kopi luwak, hingga kopi viagra penambah vitalitas pria. Bagaimana rasa berbagai minuman kopi ini? Bagi anda pecinta kopi, silakan menyimak laporan berikut ini.

Gusti Ketut Rai dan beberapa rekannya merupakan salah satu pengunjung yang datang ke rumah kopi ini. sebagai pecinta berat kopi, Gusti khusus datang dari rumahnya di Bedugul, Tabanan, hanya untuk mencoba berbagai jenis minuman kopi yang ada.

Di tempat ini Gusti dan teman-temannya sesama pecinta kopi mencoba berbagai jenis kopi mulai kopi luwak seharga 200 ribu rupiah per cangkir, hingga kopi cuka seharga 150 ribu rupiah per botol. Kopi luwak mahal karena kopi ini jumlahnya terbatas atau langka, sementara kopi cuka dipercaya mempunyai khasiat menghilangkan racun dalam tubuh.

Dari berbagai jenis kopi yang ada, ada satu jenis kopi yang banyak diminati pelanggan yakni kopi viagra. Campuran bubuk kopi dan pasak bumi ini dipercaya dapat mendongkrak vitalitas kaum Pria. Untuk dapat menikmati kopi viagra ini, pelangan harus merogoh kocek 35 ribu rupiah per cangkirnya.

“Kopi viagra ini rasanya beda dibanding kopi lainnya. Tubuh jadi hangat, badan berkeringat,” kata Gusti Ketut usai mencoba kopi viagra.

Menurut pemilik Rumah Kopi Bali, Wirawan Tjahjadi, dibukanya tempat ini untuk lebih memperkenalkan berbagai jenis minuman kopi dan cara membuat kopi yang benar. “Selama ini sebagian besar masyarakat kita di Indonesia hanya mengenal sedikit jenis minuman kopi seperti kopi tubruk. Cara penyajian dan menikmati minuman kopi pun masih dengan cara yang belum sepenuhnya benar dan aman bagi kesehatan,” kata Wirawan.

Jadi bagi anda pecinta kopi dan sedang berkunjung ke Bali, tak ada salahnya mampir ke tempat ini, dan mencicipi berbagai jenis minuman kopi yang ada, termasuk kopi viagra…

Rabu, 31 Oktober 2007

Mencicipi Ramuan Jamu Pak Man Bull

Sepintas aktivitas di Warung Gedeblag Gedeblug Jalan Raya Batu Bulan Gianyar tak jauh berbeda dengan tempat makan atau warung lainnya di Bali. Pelayan warung tampak sibuk menyiapkan berbagai jenis makanan seperti nasi goreng, capcay, pyunghay, mie goreng termasuk juga es daluman yang kemudian dihidangkan kepada para pelanggan yang datang ke tempat ini.

Disamping menjual makanan, ada menu andalannya yaitu Jamu Man Bull, jamu asli singaraja ini berkhasiat
meningkatkan gairah dan vitalitas kaum pria metrosexual. Rata-rata penikmat jamu ini mencapai 8 hingga 10 orang perminggunya.

Jamu ini sendiri dibuat dari ramuan getah pohon Jelema yang hanya tumbuh di daerah Singaraja. Jamu ini ditumbuk hingga menjadi serbuk kemudian ditambahkan ramuan akar-akaran dan selebihnya masih dirahasiakan oleh si peraciknya. Ramuan tersebut diyakini berkhasiat sebagai pemuas para kaum wanita.

Jadi bagi anda pecinta jamu yang sedang berkunjung ke Bali, tak ada salahnya mampir ke warung Gedeblag Gedeblug dan mencicipi ramuan jamu mantab Pak Man Bull.